Hand Sanitizer Karya Siswa SMKN 2 Pangandaran

Novel Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan nama Virus Corona sudah ditetapkan menjadi virus pandemi ooleh WHO. Penyebaran virus corona membuat dunia waspada, termasuk Indonesia. Pertumbuhan pasien dari waktu ke waktu semakin bertambah. Social distancing menjadi salah satu cara untuk memperlambat penyebarannya. Pemerintah juga telah mengeluarkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di wilayah yang memang penyebarannya sangat massif. Salah satu caranya adalah mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan hand sanitizer untuk membunuh kuman penyebab penyakit. Karena tangan kita banyak menyentuh benda yang tidak diketahui kebersihannya. Selain itu, kita juga harus menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, olahraga teratur, dan menjaga kebersihan. Namun, Penyebaran virus Corona yang begitu cepat inilah yang menjadikan bukan hanya masker saja yang langka, melainkan hand sanitizer juga sama. Selain langka, harga pembersih tangan itu pun pasti akan mahal, dari harga sebelum wabah virus Corona menerjang termasuk negara Indonesia. Membuat hand sanitizer sendiri terutama dengan menggunakan bahan alami lebih baik ketimbang beli di apotek atau toko alat kesehatan. Sebab, membuat hand sanitizer dari bahan alami ini lebih aman, baik itu untuk kulit atau organ tubuh lainnya. Untuk itu, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang berinisiatif membuat hand sanitizer sendiri, dengan menggunakan bahan alami yang bahkan tidak sulit didapatkan. Anda Kehabisan stok hand sanitizer? Tak perlu khawatir, kreasikan sendiri di rumah dengan cara membuat hand sanitizer alami dari tumbuhan-tumbuhan di sekitar rumah Anda. Simak baik-baik video berikut! Video dibuat oleh Hani Nur Azizah (Kelas XI Akomodasi Perhotelan).

Lebih lengkapnya, video pembuatannya dapat ditontond di link berikut ini: http://dapodik.disdik.jabarprov.go.id/covid19/index.php?r=site/corona19&id=8701c004-53d6-4cfc-ac72-4e981352efd8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *